Serunya Field Trip ke Pasar Boja: Pembelajaran Mandiri, Islami, dan Pengenalan Budaya untuk Siswa SD Islam Al Mufid
Pada tanggal 11 Januari 2025, siswa-siswi kelas 1 SD Islam Al Mufid Tamanrejo mengikuti kegiatan field trip yang penuh makna dan pengalaman berharga. Kegiatan yang dilaksanakan ini bukan hanya bertujuan untuk mengajak anak-anak berwisata, tetapi juga memberikan mereka kesempatan untuk belajar secara langsung dari dunia nyata, jauh dari materi yang biasanya diajarkan di dalam kelas. Kali ini, tujuan utama mereka adalah Pasar Boja, sebuah pasar tradisional yang telah menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar Boja. Field trip ini memberikan banyak pelajaran yang bermanfaat, mulai dari mengenal pasar tradisional, mengelola uang, hingga memahami pentingnya transportasi umum.
Mempersiapkan Keberangkatan: Semangat Pagi di Terminal
Field trip dimulai sejak pukul 07.00 pagi, saat seluruh siswa berkumpul di terminal untuk memulai perjalanan. Dengan mengenakan seragam rapi dan penuh semangat, anak-anak siap untuk menjalani kegiatan yang telah mereka tunggu-tunggu. Selain membawa bekal pengetahuan dari pembelajaran sebelumnya, mereka juga dilengkapi dengan uang sebesar Rp 15.000 yang akan digunakan untuk membeli berbagai barang di pasar. Keberangkatan ini juga didampingi oleh ustadz dan ustadzah, yang tidak hanya memberikan pengawasan tetapi juga memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan senantiasa sesuai dengan ajaran Islam.
Pengalaman Transportasi Umum: Belajar Menaiki Bus dan Andong
Salah satu tujuan dari field trip ini adalah mengenalkan anak-anak pada berbagai alat transportasi umum yang ada di sekitar mereka. Sebelum tiba di Pasar Boja, anak-anak terlebih dahulu menaiki bus sebagai alat transportasi utama menuju lokasi. Menggunakan bus memberi mereka kesempatan untuk memahami bagaimana cara menggunakan transportasi umum dengan baik, mulai dari membeli tiket hingga memilih tempat duduk yang aman dan nyaman. Kegiatan ini juga mengajarkan mereka tentang pentingnya menghormati sesama penumpang dan menjaga ketertiban selama perjalanan.
Setelah tiba di Pasar Boja, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki andong, salah satu alat transportasi tradisional yang menjadi ikon daerah tersebut. Menaiki andong memberi pengalaman yang berbeda dan menyenangkan, terutama bagi anak-anak yang baru pertama kali menggunakannya. Andong yang ditarik oleh kuda ini tidak hanya memberi mereka kesempatan untuk berkeliling pasar dengan cara yang unik, tetapi juga memperkenalkan mereka pada budaya lokal yang sangat bernilai. Dalam suasana yang menyenangkan ini, anak-anak belajar untuk lebih menghargai dan melestarikan tradisi yang ada di sekitar mereka.
Menjelajahi Pasar Tradisional Boja: Belajar Belanja dan Berinteraksi dengan Pedagang
Setelah sampai di Pasar Boja, anak-anak langsung diajak untuk menjelajahi berbagai kios yang ada. Pasar Boja merupakan pasar tradisional yang menawarkan berbagai macam produk, mulai dari jajanan pasar, buah-buahan segar, sayuran, hingga kerajinan tangan. Aktivitas ini dirancang untuk memberi pengalaman langsung kepada anak-anak tentang bagaimana transaksi di pasar tradisional dilakukan.
Anak-anak diberi kesempatan untuk membeli jajanan pasar, buah, dan sayur, yang dapat mereka bawa pulang dan nikmati bersama keluarga. Dengan uang yang mereka bawa, setiap anak diberikan tugas untuk memilih barang yang mereka inginkan dan melakukan transaksi pembayaran dengan pedagang. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang pengelolaan uang, menghitung kembalian, serta memahami pentingnya berbicara dengan sopan kepada orang lain, terutama kepada pedagang.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan mereka pelajaran tentang pentingnya pasar tradisional dalam perekonomian lokal. Mereka belajar bahwa pasar bukan hanya tempat untuk membeli barang, tetapi juga tempat di mana berbagai elemen masyarakat berinteraksi, bekerja sama, dan mendukung kegiatan ekonomi setempat. Anak-anak juga diberi kesempatan untuk bertanya kepada pedagang mengenai asal-usul barang yang dijual, serta cara pembuatan beberapa produk, seperti makanan khas atau kerajinan tangan.
Mengelola Uang dan Berlatih Mandiri: Pembelajaran Kemandirian yang Menyenangkan
Salah satu tujuan utama dari field trip ini adalah untuk melatih kemandirian anak-anak. Dengan memberikan mereka uang sebesar Rp 15.000, anak-anak diberi kesempatan untuk belajar bagaimana cara mengelola uang mereka dengan bijak. Mereka harus membuat keputusan mengenai barang apa yang ingin dibeli dan seberapa banyak yang bisa mereka dapatkan dengan uang yang terbatas. Kegiatan ini juga melatih mereka untuk memperhitungkan kembalian, serta melatih keterampilan matematika dasar yang sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari.
Di samping itu, anak-anak juga belajar untuk berinteraksi langsung dengan orang dewasa, baik pedagang maupun pengemudi andong. Mereka diminta untuk membayar sendiri barang yang dibeli dan memberikan uang dengan sopan. Pembelajaran seperti ini tidak hanya bermanfaat untuk pengelolaan uang, tetapi juga mengajarkan mereka rasa tanggung jawab dan kedewasaan dalam mengambil keputusan.
Mengenalkan Nilai Islami dalam Aktivitas Sehari-hari
Selama seluruh rangkaian kegiatan, para ustadz dan ustadzah selalu mengingatkan anak-anak untuk menjalankan aktivitas sesuai dengan nilai-nilai Islam. Di pasar, anak-anak diajarkan untuk berbicara dengan sopan kepada pedagang, mengucapkan terima kasih setelah bertransaksi, dan menjaga sikap santun dalam setiap interaksi. Nilai-nilai ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting untuk diterapkan sejak usia dini.
Selain itu, perjalanan ini juga mengajarkan anak-anak untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah, terutama dalam hal rezeki dan kebutuhan sehari-hari. Mereka belajar bahwa setiap barang yang mereka beli memiliki nilai yang harus dihargai, baik itu dari sisi materi maupun dari sisi keberkahan yang ada di dalamnya.
Menyenangkan dan Mendidik: Pengalaman yang Tak Terlupakan
Field trip ke Pasar Boja ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi seluruh siswa. Tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendidik. Anak-anak tidak hanya belajar tentang pasar dan transportasi umum, tetapi juga memperoleh pelajaran hidup yang sangat berharga, seperti bagaimana cara berbelanja dengan bijak, menghargai kerja keras orang lain, dan menjaga perilaku sesuai dengan ajaran Islam.
Selain itu, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk merasakan langsung apa yang telah mereka pelajari di dalam kelas, terutama mengenai konsep pengelolaan uang, sikap mandiri, dan cara berinteraksi dengan orang lain. Semua pengalaman tersebut merupakan bagian dari pendidikan yang holistik, yang tidak hanya mencakup aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan pemahaman terhadap nilai-nilai sosial dan spiritual.
Komitmen SD Islam Al Mufid dalam Mendidik Generasi Masa Depan
Melalui kegiatan seperti field trip ini, SD Islam Al Mufid terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang seimbang antara pengetahuan, keterampilan hidup, dan nilai-nilai moral yang sesuai dengan syariat Islam. Dengan mengadakan kegiatan seperti ini, sekolah tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter mereka menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan sekitar.
Field trip ke Pasar Boja adalah contoh nyata dari metode pembelajaran yang mengutamakan pengalaman langsung, yang jauh lebih bermakna daripada sekadar pelajaran teori di dalam kelas. Ini adalah langkah konkret dalam mendidik anak-anak untuk menjadi generasi yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin.